Contoh Tari Tunggal Lengkap Sekaligus Asal Daerahnya

Ada banyak sekali jenis tari yang ada di Indonesia, maka dari itu tidak heran jika banyak turis yang berkunjung untuk melihatnya. Sebagai contoh contoh tari tunggal sering menjadi daya tarik para wisatawan baik mancanegara maupun lokal.

Pengertian Dasar Tari Tunggal

Sebelum membahas lebih jauh mengenai beberapa macam contoh tari tunggal, terlebih dahulu kamu harus mengetahui pengertiannya ya! Dengan begitu, kamu menjadi lebih paham dan tidak bingung lagi pastinya, berikut ulasannya.

Tari tunggal sendiri merupakan salah satu jenis tarian yang umumnya ditampilkan oleh salah seorang penari. Namun, tari ini juga sering ditampilkan oleh beberapa orang tetapi secara bergantian di atas panggung.

Dibalik gerakannya yang menghibur dan indah dipandang mata, tari tunggal tersebut  menggambarkan watak dari seorang tokoh berdasarkan aksi penarinya. Di sisi lain, kunci dari penari tersebut yaitu harus melakukannya dengan luwes di setiap gerakan.

Baca Juga : Game Penghasil Saldo Dana Tanpa Iklan Tercepat 2022

Hal ini tidak lain karena penari tunggal memang harus menguasai panggung secara maksimal karena menampilkan semuanya sendirian. Dengan kata lain, tari  tunggal ini tidak dibantu oleh peran lainnya.

Tidak hanya mampu menguasai panggung dan juga gerakan saja, melainkan ekspresi dari sang penari sendiri juga harus diperhatikan. Dari beberapa jenis tarian, bisa dikatakan bahwa tari yang satu ini termasuk yang paling sulit untuk dikuasai.

Apalagi ditampilkan di hadapan banyak orang, maka dari itu berhasil atau tidaknya pertunjukan tersebut akan sangat bergantung pada si penari. Baik itu dalam memanfaatkan ruang gerak, panggung, hingga dari sang penari sendiri pastinya.

Beberapa Macam Contoh Tari Tunggal dan Asal Daerahnya

Indonesia sendiri merupakan salah satu negara yang kaya akan keragaman suku dan juga budayanya. Hal ini dibuktikan dengan adanya warisan budaya yang begitu banyak, tidak terkecuali pada beragam tarian daerahnya sendiri, berikut ulasannya.

1. Tari Kecak – Contoh Tari Tunggal Asli Daerah Bali  

Kamu pasti sudah tidak asing lagi dengan jenis tarian asal Bali ini bukan? Tarian ini menampilkan begitu banyak keindahan yang sangat khas dan juga kental dengan budaya daerah Bali pastinya.

Di dalam prakteknya sendiri, tarian ini diperankan oleh satu orang lalu dikelilingi oleh banyak penari. Sampai saat ini, tari Kecak asli Bali tersebut masih tetap eksis dan bahkan dilestarikan dengan baik oleh masyarakat setempat dan negara.

2. Tari Gambir Anom – Asli Daerah Jawa Tengah

Pada dasarnya, tari Gambir Anom ini berasal dari daerah Jawa Tengah atau lebih tepatnya di Surakarta. Berdasarkan sejarahnya, tari Gambir Anom ini biasa ditampilkan di acara-acara khusus maupun ketika di Keraton Surakarta.

Namun ternyata, seiring berjalannya waktu tari Gambir Anom ini sudah sangat jarang dipentaskan lagi. Tetapi meskipun begitu, sebagai generasi penerus kamu juga bisa membangkitkan tarian ini kembali bukan?

3. Tari Pendet – Asli Daerah Bali

√ Tari Cendrawasih Bali Bentuk Penggambaran Asmara Sepasang Burung

Daerah yang satu ini memang mempunyai banyak sekali tarian yang memukau dan mampu menarik para wisatawan untuk menontonnya. Salah satu tarian tersebut tidak lain adalah Pandet yang berasal dari daerah Bali.

Dimana tari Pendet ini biasanya kerap dipertontonkan untuk menjamu para tamu kehormatan yang hendak datang ke Bali. Mulanya, tari Pendet ini hanya ditampilkan oleh seorang penari saja.

Namun, seiring berkembangnya zaman tarian Pendet ini akhirnya ditampilkan oleh dua sampai dengan tiga orang penari, atau bahkan bisa lebih lho!

4. Tari Kancet Lasan – Asli Daerah Kalimantan

Tidak hanya pulau Bali saja yang mempunyai banyak tarian, melainkan Kalimantan juga memilikinya. Tidak banyak yang tahu bahwa daerah Kalimantan sendiri juga banyak memiliki tarian yang khas.

Hal ini tidak lain karena banyak orang yang mengetahui bahwa daerah Kalimantan dikenal dengan kekayaan alamnya yang berlimpah, termasuk hutan-hutannya.

Berbicara mengenai pulau Kalimantan, ada sebuah tari khusus dari suku Dayak kenyah. Dimana contoh tari  tunggal yang satu ini dikenal dengan ciri khasnya yang menyerupai  gerakan burung enggang alias Rangkong.

Berdasarkan cerita dan juga adat masyarakat setempat, kabarnya keberadaan burung enggang ini menjadi sebuah awal terbentuknya suku dayak. Bahkan, para leluhur suku dayak tersebut konon turun dari langit dan menyerupai burung enggang tersebut.

Menariknya lagi, ternyata tari Kancet Lasan ini masih dilestarikan dan keberadaannya sendiri masih terus dijaga di zaman modern seperti sekarang. Bahkan, kabarnya tari Kancet Lasan ini juga  masih terus populer apalagi bagi masyarakat lokal yang ada di sana.

5. Tari Jaipong – Asli Daerah Jawa Barat

Tari Jaipong, lingkungsenibalebudaya.blogspot.com | Gambar tarian, Gambar,  Penari

Tari yang berasal dari daerah Jawa  Barat atau lebih tepatnya di Kabupaten Karawang ini biasanya dimainkan oleh satu orang penari saja. Umumnya, contoh tari tunggal ini ditampilkan pada acara-acara yang besar di desa setempat maupun pernikahan.

Tahukah kamu bahwa ternyata tari Jaipong ini masih terus eksis dan juga digemari oleh berbagai kalangan? Dengan kata lain, meskipun seiring berkembangnya ilmu dan pengetahuan tari Jaipong ini masih terus dilestarikan oleh generasi selanjutnya.

Bahkan, peminat dari tari Jaipong ini juga cukup banyak. Hal ini dibuktikan dengan adanya kursus tari Jaipong yang ada di beberapa tempat.

6. Tari Gatotkaca – Asli Daerah Jawa Tengah

Tari GATOTKACA KIPRAH Gandrung / Javanese Classical Dance / Tari Klasik  Jawa Tengah - YouTube

Jika kamu mendengar nama tarian tersebut, pastinya akan terbayang sosok yang tangguh dan gagah perkasa dari salah satu tokoh pewayangan bukan? Hal ini tidak lain karena tarian ini terinspirasi dari cerita pewayangan, apalagi karakter utamanya sendiri adalah Gatotkaca.

Namun, jika kamu belum mengetahui sama sekali karakter yang ada di dalam pewayangan tersebut jangan khawatir berikut penjelasannya. Gatotkaca sendiri merupakan salah seorang ksatria yang gagah perkasa.

Di mana dirinya merupakan putra seorang Bima yang juga dikenal tangguh, sakti mandraguna dan juga gagah perkasa. Menurut asal ceritanya, kekuatan dari Gatotkaca ini bisa menyamai 70 sampai dengan 100 ekor gajah.

Menariknya lagi, ternyata karakter yang ada di dalam pewayangan ini juga tidak hanya dikenal dengan kesaktiannya saja. Melainkan, Gatot Kaca juga dikenal dengan sosok yang romantis.

Harus Tetap Melestarikan Budaya Tari

Setelah mengetahui keenam contoh tari tunggal di atas tadi, apakah kamu sudah jelas? Dengan segala  macam kebudayaan yang ada di Indonesia ini, kamu sudah seharusnya berbangga hati pastinya.

Mengingat kamu juga merupakan bagian dari pemilik warisan kesenian, kekayaan budaya, dan juga nilai-nilai luhur bangsa ini tentunya. Dengan begitu, utamanya bagi generasi muda untuk menjaga kelestarian budaya yang telah diwariskan ini.

Salah satunya kamu bisa ikut untuk andil dan juga berpartisipasi dengan cara mempelajarinya atau bahkan ikut memfasilitasinya. Jika memungkinkan, kamu bahkan juga bisa ikut memeriahkan beberapa acara yang masih ada kaitannya dengan kebudayaan atau kesenian.

Tidak hanya itu, kamu sendiri juga bisa ikut mengembangkan dan juga memperkenalkannya ke dunia luar, lho! Dengan demikian, tari-tari khas daerah tadi tidak hilang karena tergerus oleh perkembangan zaman bukan?